Antara Melahirkan Sesar dan Normal, Dilema Ibu Generasi Millenial

Antara Melahirkan Sesar dan Normal, Dilema Ibu Generasi Millenial

Operasi Caesar
Antara Melahirkan Sesar dan Normal, Dilema Ibu Generasi Millenial Credit story by : Amanda Buckenham. Adakah orang lain yang masih berdebat di antara kedua pilihan ini? Banyak yang mempermasalahkan melahirkan sesar dan normal di forum-forum parenting. Selasa 28 September 1999 adalah salah satu hari terbaik dalam hidup saya. Saya menjadi seorang ibu setelah bertahun-tahun mencoba dan bertahun-tahun menderita karena masalah keguguran dan kesuburan. Namun juga merupakan salah satu hari terburuk dalam hidup saya karena kelahiran traumatis. Dapatkah kalian membayangkan bagaimana rasanya memiliki bayi tapi tidak tahu seperti apa bayi yang baru lahir, maksud saya biru / abu-abu tertutup darah dan vernix. Saya mengalami depresi bertahun-tahun setelah itu dan saya takut memiliki  anak lagi. Waktu berlalu dan saya gunakan untuk melihat bekas luka dan menangis. Saya biasa mengatakan kepada orang bahwa…
Read More
Operasi Caesar : Trend, Faktor, Persiapan, Resiko, Perawatan, dll

Operasi Caesar : Trend, Faktor, Persiapan, Resiko, Perawatan, dll

Artikel, Operasi Caesar
Operasi Caesar : Trend, Faktor, Persiapan, Resiko, Perawatan, dll Operasi caesar adalah melahirkan bayi melalui sayatan bedah di perut dan rahim ibu. Dalam beberapa keadaan, operasi caesar sudah direncanakan sebelumnya. Di kondisi lain, melahirkan sesar diperlukan karena komplikasi yang tak terduga. Jika Anda atau bayi Anda dalam bahaya yang akan terjadi, Dokter akan mengambil langkah operasi caesar. Jika tidak, itu disebut bagian yang tidak direncanakan atau operasi caesar darurat. Trend Melahirkan dengan Operasi Caesar Melahirkan sesar yang sebenarnya hanya untuk kondisi medis, namun persentasenya naik di Indonesia. Tak hanya di tanggal-tanggal cantik, sebagian operasi caesar dilakukan tanpa ada indikasi medis serius. Di Indonesia, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar oleh pemerintah, Ibu yang melahirkan sesar persentasenya sebesar 15,3% [1]. Di atas standar yang dikeluarkan WHO yaitu sebesar 10-15%[2]. Lihat grafik di bawah, menunjukkan karakteristik…
Read More