6 Tips Perawatan Setelah Melahirkan Sesar

Home / Artikel / Tips Perawatan / 6 Tips Perawatan Setelah Melahirkan Sesar
Share
  • 5
    Shares

6 Tips Perawatan Setelah Melahirkan Sesar

Ibu-ibu mempunyai pilihan yang sama, ada hendak melahirkan anak secara normal, atau-pun secara pembedahan. Ikutlah kehendak masing-masing, tapi Bunda, biarlah bersalin normal sebab itu lebih mudah untuk dijaga dan sakitnya pun hanya sebentar jika dibandingkan dengan melahirkan sesar. Perawatan pasca caesar pun terbilang harus dilakukan dengan intensif.

Tapi, ada juga Ibu yang tidak mempunyai pilihan pada masa itu untuk melahirkan normal melainkan melahirkan sesar. Apapun metode persalinan Bunda, perawatan setelah melahirkan tetap perlu dilakukan. Sekarang kita share mengenai tips perawatan pasca melahirkan caesar, cari tahu lebih lanjut yah 😀

Perawatan Pasca Melahirkan Caesar :

1. Menjaga Kebersihan Luka Bekas Operasi

Luka pembedahan tak boleh basah ataupun lembab. Kalau kita selalu berkeringat sekali pun, pastikan kita senantiasa mengeringkan nya. Paling bagus, sediakan sehelai kapas / tisu untuk mengelap keringat di bagian luka pembedahan supaya tidak terkena jahitan yang bisa buat luka kita bernanah (infeksi).

Lebih mudahnya, Ibu-ibu bisa menggunakan plester anti air pada bagian jahitan. Ada juga yang mengatakan perawatan jahitan pasca caesar dengan cairan antiseptik agar terhindar infeksi.

Cari tahu : Infeksi Setelah Operasi Caesar, Dengan Hidrogen Peroksida Sayatan Tetap Steril 

2. Letakkan Bantal Selama Menyusui Bayi

Kadang-kadang, ada sebagian ibu tak mampu untuk memegang bayi mereka semasa menyusui karena sakit di bagian tempat kena bedah itu. Kalau bayi menyusui, uterus akan mengkerut secara drastis. Itu akan menyebabkan bagian luka semakin sakit.

Lalu bagaimana perawatan pasca caesar yang satu ini ?

Alangkah baiknya letakkan bantal untuk menampung bayi supaya bayi dan ibu nyaman.

CARA MENYUSUI BAYI
Cara menyusui yang benar:
– Susui bayi sesering mungkin, semau bayi, paling sedikit 8 kali sehari.
– Bila bayi tidur lebih dari 3 jam, bangunkan, lalu susui
– Susui sampai payudara terasa kosong, lalu pindah ke payudara sisi yang lain
– Bila bayi sudah kenyang, tapi payudara masih terasa penuh/kencang, perlu
dikosongkan dengan diperah untuk disimpan. Hal ini agar payudara tetap
memproduksi ASI yang cukup.

 perawatan setelah melahirkan sesar- posisi ibu menyusui
Sumber : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
  • Pastikan posisi ibu ada dalam posisi yang nyaman
  • Kepala dan badan bayi berada dalam garis lurus
  • Wajah bayi menghadap payudara, hidung berhadapan dengan puting.
  • Ibu harus memeluk badan bayi dekat dengan badannya.
  • Jika bayi baru lahir, Ibu harus menyangga seluruh badan bayi.
  • Sebagian besar areola (bagian hitam disekitar puting) masuk ke dalam mulut bayi.
  • Mulut terbuka lebar.
  • Bibir bawah melengkung ke luar.
  • Dagu menyentuh payudara ibu.

Cari tahu : Posisi Menyusui Setelah Operasi Caesar ini Nyaman & Bebas Sakit

3. Perbanyak Minum Air Putih

Minum air putih di pagi hari juga baik untuk kesehatan loh Bunda. Kebanyakan wanita kehilangan cukup banyak darah selama operasi caesar. Oleh karena itu, ganti cairan yang hilang itu dengan perbanyak air putih.

Tidak hanya air putih,bahkan jus buah jika Bunda suka.Minum banyak cairan akan membantu Bunda merasa lebih segar dan berenergi, karena membantu mengisi plasma darah.

Kebutuhan air minum pada ibu menyusui pada 6 bulan pertama adalah 14 gelas sehari dan pada 6 bulan kedua adalah 12 gelas sehari. Itu sudah merupakan prosedur perawatan pasca caesar maupun persalinan normal.

4. Makanan yang Berkhasiat

Menu makanan sangat penting untuk menjaga luka pembedahan agar cepat sembuh. Makan makanan beraneka ragam yang mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah-buahan untuk menutup kembali jaringan kulit Bunda.

Yang penting, sebaiknya Bunda menghindari makan telur, seafood, dan juga sayur-sayuran yang ‘sejuk’ seperti kangkung supaya kita boleh sembuh secara menyeluruh. Ikan gabus juga bisa menggantikan protein telur dengan kolesterol rendah.

Berbeda pada saat bunda sedang di rumah sakit.  Perawatan pasca operasi caesar di rumah seperti pola menu makanan yang bunda atur sendiri

Cari tahu : Makanan Mempercepat Penyembuhan Luka Operasi Caesar

5. Suplemen Untuk Penyembuhan Luka Pembedahan

Bunda mungkin juga ingin mengambil suplemen untuk mempercepat proses pemulihan. Dokter  mungkin meresepkan suplemen zat besi, untuk membantu Bunda mengisi sel darah merah.

Bunda mungkin juga ingin mengkonsumsi suplemen probiotik untuk membantu kesehatan sistem pencernaan dan untuk meringankan rasa sakit gas.

Atau mungkinBunda  ingin mencoba mendapatkan semua kebutuhan nutrisi dari diet seimbang. Ada saat-saat ketika Bunda tidak dapat memperoleh semua yang dibutuhkan.

Dalam hal ini, suplemen adalah cara terbaik untuk memastikan Bunda mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk pemulihan caesar yang cepat.

6. Kenali Tanda Bahaya

perawatan pasca caesar
Sumber : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Segera ibu nifas dibawa ke fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) bila ditemukan salah satu tanda bahaya di bawah ini :

  • Bengkak di wajah, tangan dan kaki, atau sakit kepala dan kejang-kejang,
  • kemerahan, bengkak , atau nanah mengalir dari tempat sayatan,
  • kesulitan bernafas,
  • sakit dada,
  • sakit di payudara,
  • demam lebih dari 100,4 derajat Fahrenheit

Artikel Menarik :
Bolehkah Mendengarkan Musik Selama Operasi Caesar ?
Waw, Persentase Melahirkan Sesar di Indonesia Melebihi Standar WHO

Aktivitas yang Harus Dihindari Pasca Persalinan

Selain 6 tips perawatan pasca caesar di atas, ada juga hal-hal yang harus dihindari oleh ibu bersalin dan selama nifas. Perhatikan bunda aktivitas ini sebaiknya jadikan sebagai pantangan pasca operasi caesar Bunda. Ingat yah, Bunda harus menghindari :

  • Mengikat perut terlalu kencang
    Adakah bunda yang pasca caesar pakai korset ? Pemakaian korset setelah persalinan untuk penggunaan bebat perut, boleh digunakan segera setelah pasien sadar dari operasi caesar. Sedangkan penggunaan korset untuk keperluan estetik, tidak ada ajuran waktu pemakaian yang definitif.
  • Menempelkan daun-daunan pada kemaluan / luka sayatan karena akan menimbulkan infeksi
  • Membersihkan payudara dengan alkohol/povidon iodine/obat merah atau sabun karena bisa terminum oleh bayi

Sekian informasi tips bagaiman perawatan pasca caesar. Semoga bunda lebih tahu dan cepat sembuh luka caesarnya. Selamat melahirkan yah bunda 😀


Sumber artikel :

Kementerian Kesehatan RI. Buku Kesehatan Ibu dan Anak.Katalog Dalam Terbitan. Jakarta. 362.198.2 Ind.b. [Tersedia]. http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/BUKU%20KIA%202015_FINAL-.pdf. [Diakes Desember 2107]

Advertisement
cara luka caesar cepat kering

Terkait

Persiapan Operasi Caesar : Tips Ke-5 Konsultasikan... Persiapan Operasi Caesar : Tips Ke-5 Konsultasikan Dengan Dokter Persiapan operasi caesar tentu saja berbeda dengan persiapan persalinan normal. Ada ...
Kapan Sih Bunda Boleh Berhubungan Seks Lagi Setela... Photo via http://pixabay.com Lebih tepatnya, kapan waktu yang aman untuk berhubungan intim pasca operasi caesar dan steril ? Enam minggu adalah ja...
Infeksi Setelah Operasi Caesar, Dengan Hidrogen Pe... Infeksi Setelah Operasi Caesar, Dengan Hidrogen Peroksida Sayatan Tetap Steril Apa kabar Bunda ? Bunda baik-baik saja kan setelah melahirkan apalagi ...
4 Resiko Melahirkan Normal Setelah Caesar, Sebaikn... Vaginal Birth After Caesarean (VBAC), atau Trial of Labor After Caesarean (TOLAC) adalah istilah untuk melahirkan anak secara normal (melalui vagina) ...
Kapan Boleh Mandi Pasca Operasi Caesar ? Satu Bula... Kapan Boleh Mandi Pasca Operasi Caesar ? Satu Bulan Setelahnya ? Ulasan tentang sebenarnya kapan boleh mandi pasca operasi caesar, cerita oleh Audrey...
Korset Pasca Melahirkan Caesar, Berbahayakah atau ... Apakah bunda mencari cara untuk mempercepat proses penyembuhan, agar kembali hidup seperti biasanya? Jika demikian, korset pasca melahirkan caesar bis...
Antara Melahirkan Sesar dan Normal, Dilema Ibu Gen... Antara Melahirkan Sesar dan Normal, Dilema Ibu Generasi Millenial Credit story by : Amanda Buckenham. Adakah orang lain yang masih berdebat di antara...
Bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *