Persiapan Operasi Caesar : Tips Ke-5 Konsultasikan Dengan Dokter

Home / Artikel / Persiapan Operasi Caesar : Tips Ke-5 Konsultasikan Dengan Dokter
Spread the love
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

Persiapan Operasi Caesar : Tips Ke-5 Konsultasikan Dengan Dokter

Persiapan operasi caesar tentu saja berbeda dengan persiapan persalinan melalui vagina. Ada banyak hal-hal detail yang perlu Bunda konsultasikan dengan dokter, terutama bagi yang merencanakan untuk bedah sesar.

Siapa yang tidak takut melahirkan dengan operasi caesar yah Bun… rasa khawatir dan deg-degan pasti ada. Apalagi untuk ibu yang pernah melahirkan sesar sebelumnya pasti tetep deg-degan juga. Persiapan mental untuk menjalani operasi itu jauh lebih penting. Rasa takut dan deg-degan bahkan melebihi operasi caesar yang pertama.

Apa sih yang membuat Bunda takut ? berbaring di meja operasi ? takut dengan alat-alat operasi ?  membayangkan perut Bunda di bedah ?
Kalo membayangkannya saja sudah takut, ya jangan memikirkan hal-hal yang bukan-bukan dong Bunda :). Kalian hanya perlu fokus dengan persiapan mental dan percayakan semuanya pada dokter.

Meskipun prosedur untuk semua rumah sakit bisa bervariasi, namun ada langkah-langkah umum yang dipersiapkan sebelum prosedur operasi caesar.

Tips Persiapan Operasi Caesar Bebas Tegang

Persiapan operasi caesar sebelum hari operasi, Bunda mungkin diminta untuk melakukan tes darah dan urine, berkonsultasi dengan dokter anestesi. Juga akan diingatkan untuk menahan diri dari makan atau minum selama 8 sampai 12 jam sebelum operasi caesar.

Beberapa tips persiapan operasi caesar agar lebih lancar dan bebas tegang. Baca terus mengenai persiapan operasi caesar berikut ini :

1. Sahur sebelum puasa

Bagi ibu yang menjalani operasi caesar yang direncanakan, sehari sebelum hari H, pihak RS akan menghubungi Bunda. Mereka memberitahukan beberapa hal, di antaranya puasa 6-8 jam sebelum operasi. Jika persiapan operasi caesar yang satu ini dihiraukan saja oleh Bunda, bisa saja ada kemungkinan akan berakibat buruk untuk janin dan Bunda.

Akibatnya, saat pemeriksaan detak jantung janin sebelum operasi, suaranya cenderung lemah, karena janin kelaparan. Jangan melewatkan informasi ini jika tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan. Tak hanya membuat janin kelaparan. Jadwal operasi pun jadi agak mundur dan membuat perawat dan bidan harus bergerak cepat, karena jadwal dokter yang cukup padat.

2. Mencukur rambut kemaluan

Banyak ibu hamil merasa tidak nyaman dengan mencukur rambut kemaluan, terutama pada kelahiran pertama. Banyak yang merasa hal ini memalukan. Yup, Bunda beruntung kalau mengetahui hal ini sebelum menjalani operasi. Karena mencukur rambut kemaluan di tahap awal persalinan merupakan prosedur standar di beberapa rumah sakit.

Mintalah bantuan pada suami atau ibu atau saudara perempuan. Tanyakan dokter apakah boleh menggunakan krim penghilang rambut. Bila dokter meminta prosedur mencukur rambut kemaluan dilakukan di rumah sakit, ingat beberapa  hal berikut:

  • Pisau cukur harus selalu baru dan steril, kemasannya dibuka di depan kalian.
  • Area yang dicukur harus dibersihkan dengan larutan antiseptik.

Bila Bunda tetap merasa cemas ketika melakukannya di RS, berikut beberapa tips selama menjalani sesi ini. Tetap tenang yah Bunda, jangan tegang 🙂

  • Jangan merasa malu. Bidan atau perawat telah banyak melihat wanita hamil selama karir mereka, jadi ini sudah jadi rutinitas mereka.
  • Beritahu bidan atau perawat bila ia mencukur terlalu kasar atau merasa sakit. Ini penting karena goresan kecil yang disebabkan pencukuran juga bisa menimbulkan infeksi.

3. Datang ke Rumah Sakit lebih awal

Bila operasi caesar sudah direncanakan, biasanya dokter juga akan menentukan jam operasi yang disesuaikan dengan jadwalnya. Ingatlah, dokter juga punya pasien lain selain kalian. Jadi, ada baiknya menghargai waktu yang sudah dijadwalkan.

Agar tidak terburu-buru sebaiknya datang 3 jam lebih awal. Sebab, sebelum masuk kamar operasi, dibutuhkan paling tidak sekitar 2 jam persiapan. Termasuk mengurus administrasi, memasang infus, berganti pakaian, mengecek keadaan janin dan persiapan lainnya. Kalau datang ke rumah sakitnya saja sudah terlambat, pasti akan membuat kepanikan. Dan semua persiapan operasi caesar bisa-bisa dilakukan dengan terburu-buru. Nggak mau kan, pasang infus dengan terburu-buru.

4. Mengobrol dengan Dokter

Pihak RS akan membatasi orang yang ingin menemani Bunda Ini saya lakukan saat masuk ke kamar operasi. Ada yang membolehkan suami menemani Bunda di ruang operasi, ada pula yang tidak membolehkan siapa pun mendampingi Bunda sama sekali.

Bagi Bunda yang melahirkan tanpa didampingi karena tidak diperbolehkan, maka Bunda harus kuat dan selalu ingat si jabang bayi yang kalian perjuangkan untuk lahir dengan selamat.

Jangan gugup, jangan panik, berdoalah, atau mengobrol santai dengan perawat dan dokter untuk mengurangi ketegangan.

Membuat suatu topik obrolan saat operasi, adalah cara terbaik mengusir ketegangan Bunda. Dalam operasi caesar akan ada 3 dokter di dalam kamar operasi, yaitu dokter kandungan, dokter anak dan dokter anastesi. Dokter anastesi yang lebih banyak bertugas di awal proses operasi paling mungkin diajak ngobrol.

persiapan operasi caesar Titi Kamal melahirkan anak kedua
Titi Kamal melahirkan anak kedua (05 Des 2017) dengan persalinan sesar. (Foto: Instagram @csugiono)

Para dokter pun hapal betul dengan pasien-pasien yang tegang macam Bunda. Bahkan, untuk mencairkan suasana dan membuat pasien lebih relaks, biasanya mereka menawarkan untuk memotret proses operasi caesar Bunda (tentu hanya bagian-bagian tertentu saja). Lumayan kan jadi ada dokumentasi.

5. Mendengarkan musik

Saat ini banyak dokter yang menawarkan untuk menyalakan musik selama proses operasi caesar. Ruang operasi yang kesannya dingin bisa menjadi tempat yang ‘lebih hangat’ dengan adanya alunan musik. Tak hanya membuat pasien lebih relaks, dokter, perawat dan bidan yang bertugas pun lebih relaks. Tapi, tak semua mengizinkan hal ini. Jadi, ada baiknya bertanya aturan rumah sakit tentang hal ini jauh-jauh hari.

6. Operasi Caesar lebih cepat dari perkiraan Bunda

Pada akhirnya proses persalinan caesar terjadi lebih cepat dibandingkan melahirkan normal, bahkan tidak sampai satu jam. Kecuali Bunda memiliki komplikasi sehingga dokter membutuhkan waktu lebih untuk memastikan Bunda dan bayi selamat tanpa risiko apapun.

Jika hal-hal kecil sebelum caesar dilakukan dengan baik, maka proses persalinan caesar pun akan lebih lancar. Dengan persiapan operasi caesar yang matang, semoga saja Bunda dan Buah hati bisa sehat lahir batin setelah proses melahirkan.


Sumber artikel :

Queen Mary University of London. 2015. New study confirms listening to music during surgery reduces pain and anxiety. https://www.babycenter.com/0_c-sections-giving-birth-by-cesarean-section_160.bc [Diakes Desember 2107]

Terkait

Inilah Posisi Tidur yang Nyaman Setelah Melahirkan... Inilah Posisi Tidur yang Nyaman Setelah Melahirkan Sesar Mempunyai momongan pertama bagi ibu baru adalah anugerah terindah. Namun bukan berarti seora...
Infeksi Setelah Operasi Caesar, Dengan Hidrogen Pe... Infeksi Setelah Operasi Caesar, Dengan Hidrogen Peroksida Sayatan Tetap Steril Apa kabar Bunda ? Bunda baik-baik saja kan setelah melahirkan apalagi ...
Posisi Menyusui Setelah Operasi Caesar ini Nyaman ... Posisi menyusui setelah operasi caesar. Berbicara tentang posisi menyusui yang benar, itu hanya perkara yang sedikit sulit untuk menguasainya. Satu ha...
Melahirkan Normal Setelah Caesar Adalah Mungkin Apakah bunda sedang merencanakan kelahiran bunda, setelah melahirkan caesar sebelumnya? apakah memungkinkan melahirkan normal setelah caesar? Yap, jaw...
Antara Melahirkan Sesar dan Normal, Dilema Ibu Gen... Antara Melahirkan Sesar dan Normal, Dilema Ibu Generasi Millenial Credit story by : Amanda Buckenham. Adakah orang lain yang masih berdebat di antara...
4 Resiko Melahirkan Normal Setelah Caesar, Sebaikn... Vaginal Birth After Caesarean (VBAC), atau Trial of Labor After Caesarean (TOLAC) adalah istilah untuk melahirkan anak secara normal (melalui vagina) ...
Kapan Sih Bunda Boleh Berhubungan Seks Lagi Setela... Photo via http://pixabay.com Lebih tepatnya, kapan waktu yang aman untuk berhubungan intim pasca operasi caesar dan steril ? Enam minggu adalah ja...
Bagikan artikel ini

3 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *